Dua Pria Tanpa Busana Terekam CCTV Beraksi Bobol Kotak Amal Masjid di Solok

Pencuri uang kotak amal masjid beraksi di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Minggu (5/9/2021) dini hari sekitar pukul 01.04 WIB. Pelaku beraksi d Masjid Ikhlas Ar Rahman, Jalan Raya Solok Padang, Jorong Kayu Aro, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok. Pelaku berjumlah dua orang dan aksinya terekam kamera CCTV.

Berdasarkan video yang beredar, kedua pencuri tersebut tampak tak mengenakan busana saat beraksi. Keduanya hanya mengenakan celana dalam dan wajahnya ditutupi masker serta penutup kepala hitam. Berdasarkan video yang dikirimnya, terdapat sebanyak 2 orang laki laki yang hanya memakai celana dalam.

Selain itu, pelaku juga memakai masker dan penutup kepala warna hitam, diduga dari kantong kresek. Kedua pelaku terlihat saling bekerja sama dan mengangkat kotak infak agar dapat dikuras isinya. "Masjid ini tepatnya di depan Kantor Bupati. Pelaku tidak diketahui identitasnya," kata Syamsul Azwar.

Kata dia, aksi kedua pelaku terekam jelas oleh kamera CCTV yang ada di Masjid Ikhlas Ar Rahman. "Iya, pelaku hanya memakai celana dalam saja. Malam tadi kejadiannya itu," katanya. Ia menjelaskan, untuk tahap awal pihaknya sudah melaporkan kejadian ini ke petugas Bhabinkamtibmas setempat.

"Kotak amal ini ada di dalam dan ada juga di luar letaknya. Namun, untuk yang di dalam dipecahkan kacanya," kata dia. Sedangkan, untuk kotak amal yang ada di luar masjid dicongkel kedua pelaku. "Total kerugiannya belum diketahui. Informasinya juga sudah terjadi di masjid lain sekitar lokasi," katanya.

Dijelaskannya, untuk pelakunya tidak diketahui apakah sama atau tidak. Ia berharap pihak kepolisian dapat menindaklanjutinya. "Sudah saya cek ke anggota, belum ada laporannya," kata AKP Seventri.

Ia mengarahkan untuk menanyakan perihal tersebut ke Polres. Namun, ia membenarkan kalau informasi kejadian tersebut berada di wilayah hukum Polsek Gunung Talang. Senada, Kasat Reskrim Polres Arosuka, Iptu Rifki Yudha Ersanda mengaku belum menerima laporan kejadian itu.

"Sampai saat ini, kami belum menerima laporan," katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.