Teknologi Metaverse Semakin Trending, Siapkah Indonesia Sambut Metaverse?

Sesudah CEO Facebook Mark Zuckerberg memfokuskan perusahaannya untuk membuat metaverse, tehnologi ini tiba-tiba viral dimana-mana.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akui telah mendapatkan bocoran masalah metaverse dari pendiri Facebook Mark Zuckerberg semenjak 2016. Ia berbicara Mark pernah ajaknya bermain pingpong memakai virtual reality (VR).
Ketika bermain, Mark mengenalkan Jokowi dengan jagad baru dunia virtual atau metaverse. Mark, kata Jokowi, meramalkan metaverse bakal menjadi sisi kehidupan manusia di periode kedepan.

Bekas Wali Kota Solo itu berbicara Indonesia perlu selekas mungkin pelajari metaverse. Dia ingin Indonesia manfaatkan peristiwa ini untuk mengejar ketinggalan di bagian tehnologi.

“Facebook yang telah beralih menjadi Meta. Epic Game, Roblox, Microsoft semua masuk ke situ hingga perlu dipersiapkan strategi negara kita. Negara kita perlu mempersiapkan sebuah taktik supaya kita tidak ketinggalan jauh oleh beberapa negara lain,” katanya.

Jokowi sudah memerintah Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Tehnologi Nadiem Makarik menyiapkan kemampuan digitalnya. Ia optimis Universitas dapat cetak juta-an tenaga kerja yang punyai sudut pandang digital.

Dia memerintah Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate untuk menyiapkan infrastruktur digital. Ia ingin seluruh keperluan untuk membuat masyarakat digital selekasnya dipenuhi sebelum 2024.

“Ekonomi digital kita akan tumbuh jika infrastruktur kita siap, bakat digital ada, pemerintah digital siap, peraturan digital siap hingga terjaga ekosistem warga digital di negara kita,” sebut Jokowi.

Kepada negara berkembang, terutamanya Indonesia, jokowi mengutarakan Metaverse sendiri tidak cuman diuntungkan dari segi tehnologi, tetapi dalam sektor ekonomi, sosial, sampai pendidikan akan diuntungkan.

Universitas uhamka juga ikut berambisi untuk percepat implementasi metaverse di Indonesia.
Uhamka mengharapkan dengan adanya nya metaverse university akan bawa bidang pendidikan yang lebih bagus lagi.

Menurut uhamka Imbas positif program metaverse muhammadiyah meliputi:

  • Menyatukan mahasiswa untuk lakukan kegiatan tertentu
  • Dapat kuliah di dalam rumah dan lakukan banyak kegiatan dari rumah, hingga mendatangi rapat antara universitas
  • Metaverse tawarkan aura dunia baru pendidikan
  • Membuat beberapa hal yang membosankan jadi lebih menyenangkan dan makin menarik. Ini Point yang sangat penting dalam dunia pendidikan.

Walau fokus pada bidang pendidikan, uhamka mengharap program metaverse muhammadiyah akan membantu guru dan mahasiwa untuk capai pendidikan yang lebih modern.

Leave a Reply

Your email address will not be published.